Sebelum memulai serangkaian cara untuk membuat film kartun, ada beberapa hal yang harus kamu siapakan, antara lain :
Femma Sijtsma, adalah animator yang telah memenangkan penghargaan di
beberapa festival film, anatar lain rooklyn Film Festival and the
Netherlands Film Festival. Femma ingin membagi ilmunya tentang langkah
demi langkah membuat film kartun pendek pada kalian. Yuk, simak!
Langkah 1: Temukan Cerita apa yang ingin kamu sampaikan
Pertama-tama, kamu memerlukan sebuah cerita. cerita yang benar-benar
bagus dan sesuai dengan apa yang ingin kamu sampaikan. Misalnya, Femma
ingin menyampaikan cerita yang menyentuh hati anak-anaknya.

Setelah kamu menemukan cerita yang ingin kamu sampaikan, buatlah
storyboard. Kamu dapat membuat script atau memulai menggambar dengan
kreativitasmu.
Langkah 2: Membuat karakter
Mulailah untuk mendesain karakter untuk filmmu. Femma mengembangkan
karakternya dalam rotasi 3/4. Artinya, karaktermu hanya bisa miring 3/4
ke kanan atau ke kiri (seperti gambar di bawah ini). Atau kamu bisa
menggambar karaktermu dari beberapa sudut pandang sehingga penonton
dapat melihat karaktermu secara keseluruhan.
3. Langkah 3: Buatlah Storyboard
Storyboard tak harus dalam bentuk yang sangat realis, tetapi
sebaiknya kamu menggambar semua langkah kunci. Hal ini untuk memudahkan
jalanmu selama proses pembuatan berlangsung.
Setelah kamu menyelesaikan semua panel, pastikan untuk memberi label
dan mengorganisasi dengan baik. Kemudian scan, sehingga kamu dapat
mengubahnya dalam format digital.Selesai scan, pindahkan dalam program
editing Premiere Pro (karena program ini dapat bekerja sangat baik
dengan After Effects dan Photoshop)

Ini akan menjadi pekerjaan yang seidkit rumit, kamu harus memisahkan
panel ke dalam layers di video editor. Banyaknya tergantung dari jumlah
panel yang kamu gambar.
Langkah 4: Buat Animatics
Animatics adalah mock up sederhana tentang bagaimana film ini
kira-kira akan terlihat. dalam kasus ini, animatics adalah sebuah video
dari panel yang dapat memberi gambaran bagaimana cerita ini akan
mengalir. kamu bisa memulai dengan menentukan timing bagaimana elements
bekerja sama ketika mereka bergerak.
Langkah 5: membuat background Layot
Setelah kita memiliki cerita dan animatics yang baik, kita bisa mulai
membuat video. Dimulai dengan membuat layout background. Gambarlah di
tempat yang sesuai dengan ukuran yang sudah kamu tentukan.

Ketika kamu sudah tahu bentuk background yang kamu butuhkan,
gambarlah apa yang ingin kamu shot. Misal, kamu tidak perlu menggambar
keseluruhan isi ruangan ketika kamu hanya membutuhkan background sebuah
meja.
6. Langkah 6: Membuat Dope Sheets
Dope sheets sangat penting karena waktu adalah kunci utama dalam pembuatan film kartun.
Dope sheets akan sangat membantu ketika kamu mulai menghidupkan tokohmu.
Di bawah ini adalah contoh dope sheet yang digunakan oleh Femma.
7. Langkah 7: Membuat Animasi Kasar
Setelah mengatur timing, kamu bisa memulai proses selanjutnya.
Gunakan pose kunci yang sudah kamu gambar di storyboard. Tulislah di
dope sheetmu berapa banyak proses perpindahan gerakan pada karaktermu.
Cobalah untuk meletakkan karaktermu di layer terpisah.
Langkah 8: Clean Up
setelah kamu merasa puas dengan animasimu, kamu bisa mulai
membersihkan line art. Kamu butuh untuk memilih jenis garis apa yang
ingin kamu gunakan. Ada berbagai jenis line art yang bisa kmu pilih.
Normal lines memiliki ketebalan yang sama,
rough lines membuat kartunmu terlihat seperti sedang menari.

Membersihkan kartun kasar bisa menjadi perkejaan yang membosankan,
tetapi ketika kamu melakukannya akan membuat proses pewarnaan lebih
mudah.
Langkah 9: Inbetweening
Inbetweening (Proses perpindahan gerakan) sangat penting untuk
membuat gerak kartun terlihat lebih halus. Contohnya dapat kamu lihat
dalam diagram di bawah ini.
Langkah 10 : Memberi warna background secara digital
Background perlu ditambahkan dibelakang karaktermu dengan menggunakan
tinta. Kamu bisa mewarna dengan cara kuno yaitu dengan cat atau krayon
atau bisa juga dengan menggunakan photoshop. Background yang dibuat
Femma ini campuran dari krayon, cat air dan photoshop.
Langkah 11; Mewarnai karakter secara digital
Ketika kamu memasuki langkah ini, semua karakter telah melalui proses
clean up, inbetweening dan siap untuk diwarna. Dalam pembuatan film
kartunnya kali ini Femma menggunakan scanner khusus untuk mengscan
gambarnya dan menggunakan software Toon Boom untuk mewarnai karakternya.
Program ini sangat mudah digunakan.
Langkah 12: Compositing
Compositing adalah sebuah proses mengkombinasikan semua elemen dalam
satu scene. Dalam langkah ini kamu masih bisa amenggunakan software Toon
Boom atau menggunakan program lain yang kamu tahu. Last, sekarang
saatnya kamu menggabungkan seluruh film dan membuatnya menjadi satu alur
cerita.
Penasaran bagaimana film kartun yang telah dibuat oleh Femma dengan langkah-langkah di atas? Lihat di sini
http://bit.ly/1qsqPJj Setelah mengetahui langkah-langkah pembuatannya, kamu bisa mencobanya sendiri di rumah. Fighting!
Mau buat film kartun pendekmu sendiri?
Atau mau belajar jadi filmmaker? Tertarik dengan dunia film? IDS |
International Design School menyediakan Sekolah Film dan Kursus Film, lho! Kamu bisa wujudkan impian kamu menjadi FilmMaker.
Sumber :
http://www.idseducation.com/2014/05/06/cara-membuat-film-kartun-pendek/