jam

Senin, 23 Februari 2015

Cara Membuat Gambar Animasi dengan Flash CS3


1.     Persiapkan sebuah gambar pada netbook/computer anda yang akan dijadikan gambar animasi. Dalam hal ini, anda bisa memakai gambar dengan pola lingkaran seperti pada gambar yang saya pakai, atau gambar persegi empat (terserah anda).



2.     Crop/potong gambar tersebut menjadi 4 bagian seperti pada gambar dibawah.




Untuk meng-crop/memotong gambar tersebut, anda bisa memanfaatkan Adobe Photoshop, software bawaan netbook/computer anda. Atau anda juga bisa menggunakan software lain yang biasa anda gunakan untuk mengedit photo.

3.     Setelah langkah no.2 selesai anda lakukan, selanjutnya buka aplikasi Macromedia Flash anda. Pada halaman yang muncul, klik Flash Document pada bagian Create New.



4.     Setelah muncul halaman baru, selanjutnya tekan Size pada Adobe Flash di netbook/computer anda, sehingga muncul halaman seperti gambar dibawah. Selanjutnya klik kolom ukuran default.

Pada halaman Document Properties seperti gambar no.4 diatas, ganti ukuran default sesuai dengan ukuran gambar yang telah anda persiapkan pada langkah no.1 diatas.(contoh 300x300 px). Selanjutnya klik OK.

5.     Tambahkan 3 Layer baru dengan mengklik tanda yang terletak disudut kiri bawah halaman Layer, sehingga jumlah Layer menjadi 4.


6.     Selanjutnya, klik kanan pada Layer 1 dan pada Layer Properties ganti nama Layer 1 menjadi potongan 1


Lakukan hal yang sama terhadap 3 Layer lainnya.


7.     Setelah langkah no.6 diatas selesai anda lakukan, selanjutnya klik pada Layer
potongan 1, kemudian masukkan gambar potongan 1 yang telah anda persiapkan pada langkah no.2 diatas. Caranya klik Menu File–>Import–>Import to Stage.. atau tekan Ctrl+R pada keyboard anda. Geser/letakkan gambar tersebut seperti pada gambar dibawah.




Selanjutnya, klik pada Layer potongan 2, kemudian masukkan gambar potongan 2.
Lakukan langkah seperti diatas terhadap Layer potongan 3 dan 4dengan letak gambar masing-masing potongan seperti pada gambar dibawah.

8.     Langkah berikutnya, klik dibawah angka Frame 20  pada Layer potongan 1 kemudian tekan F6 pada keyboard anda. Selanjutnya klik kanan dibawah angka frame 10 kemudian pilih Create Motion Tween.
Klik dibawah angka Frame 20 lagi, kemudian geser gambar potongan 1keatas media. (Untuk penggeseran sempurna, tekan tombol arah panan à sambil menekan tombol huruf pada keyboard)

9.     Lakukan hal yang sama seperti langkah diatas terhadap ke-3 Layer lainnya yaitu Layer potongan 2 pada angka Frame 40
Layer potongan 3 pada angka Frame 60
Layer potongan 4 pada angka Frame 80
Sehingga hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah.


10.      Langkah selanjutnya, klik dibawah angka frame 1 pada Layer potongan 2, kemudian tarik/geser garis tersebut dan letakkan sejajar dengan angka frame 20 Layer potongan 1.


Lakukan hal yang sama terhadap Layer potongan 3 dan 4. (Perhatikan gambar 12 dibawah).


11.     Selanjutnya klik dibawah angka frame 85 pada Layer potongan 4,kemudian tekan F6 pada keyboard.
Lakukan hal yang sama terhadap Layer potongan 3, 2, dan 1.
Tekan Ctrl+ENTER untuk melihat hasilnya. Untuk membuat Gambar Animasi bergerak yang lainnya, silahkan gunakan imajinasi anda dengan memperhatikan animasi-animasi pada blog atau pada situs animasi yang telah anda kunjungi.
12.     Untuk menyimpan gambar animasi tersebut, silahkan klik File–>Export–>Export Movie
Simpan dengan type Animated GIF(*.gif) atau Flash Movie(*.swf).
SELAMAT BERIMAJINASI.
 
 

Tutorial membuat animasi basic

Sekarang kita akan membuat sebuah animasi di macromedia flash professional 8 dengan langkah - langkah sebagai berikut :


1. Buka Macromedia Flash Professional 8 anda yang bisa anda cari software nya di internet
2. Klik flash document di bawahnya tulisan create new
3. Ganti nama layer 1 menjadi Objek
4. Klik / Pilih Layer Objek terlebih dahulu
5. Buatlah gambar stickman yang sedang berdiri
6. tekan F7 lalu gambar lagi dia mau melangkah
7. Gambar lagi dia sedang melangkah
8. Gambar terus sampai agan agan bisa bikin animasi orang jalan


Kesimpulan :


F7 = Insert Blank Keyframe
F6 = Insert Keyframe
Frame = setiap frame itu menunjukan bahwa dia pada frame ini itu sedang seperti ini dan frame  selanjutnya dengan gambar bahwa dia sedang begini (pusing yak  ?  sama)
Sumber klik disini : http://tutorialanimasigame.blogspot.com/

"MEMBUAT DESAIN HURUF DI ADOBE ILLUSTRATOR CS3"

Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator

Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator – Jika tutorial yang Blog Werutech tulis kebanyakan menggunakan Photoshop, hari ini kita akan belajar membuat desain huruf dengan efek jahitan. Seperti judulnya untuk tutorial kali ini aplikasi yang digunakan adalah Adobe Illustrator.
Mungkin kita terbiasa mengerjakan desain bergantung pada panel Layer, tapi tidak untuk hari ini. Untuk menyelesaikan tutorial ini kita akan menggunakan Appearance panel sehingga mudah untuk meng-edit teks, menerapkan efek pada font atau menambahkan vektor.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
Hasil Akhir

Aplikasi Program : Adobe Illustrator CS3
Tingkat Kesulitan : Sedang
Waktu Penyelesaian : 25 Menit

Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator

1. Buat sebuah dokumen baru pada Adobe Illustrator, dan tuliskan sebuah kata yang Anda inginkan dengan jenis font sesuai selera.
Membuat Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
2. Untuk langkah awal, hilangkan Fill dan Stroke tulisan.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
3. Pada panel Appearance, pilih Add New Fill dengan warna standart yaitu Hitam.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator

4. Gandakan warna Hitam dengan klik icon Duplicate Selected Item pada Appearance panel dan ubah fill-nya menjadi biru.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
5. Pilih warna Biru pada panel Appearance kemudian klik Effect – Convert to Shape – Rounded Rectangle. Pada dialog Shape Option atur komposisi seperti yang ditunjukan gambar.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
6. Gandakan warna biru dan mengubah Fill dengan warna Ungu. Pada warna ungu, klik Effect – Path – Offset Path.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
7. Sekarang kita kembali ke warna hitam dan ubah menjadi Gradient. Disini saya menggunakan warna putih dan ungu muda. Ubah Angle Gradient menjadi -90.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
8. Kita sudah memiliki komponen utama, saat kita tambahkan detail jahitan dengan menambahkan stroke. Pada warna gradien, dari menu pop up panel Appearance, pilih New Stroke.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
9. Pilih warna hitam, pada panel Stroke isi Weight dengan 1pt, dan Dashed Line 2pt. Klik Effect – Offset – Offset Path, isi dialog Offset Path dengan -2pt.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
10. Pilih warna gradient dan gandakan. Pilih gradient ke dua dan mengisinya dengan warna abu-abu. Pada panel Transparency ubah Blending Mode menjadi Multiplay.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
11. Klik Effect – Distort & Transform – Transform. Isi dialog Transform Effect seperti yang ditunjukan pada gambar.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
12. Pilih warna biru dan mengubahnya menjadi gradient. Ubah Angle menjadi -90.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
13. Pada pop up menu panel Appearance pilih New Stroke. Klik Effect – Convert to Shape – Rounded Rectangle, isi dialog Shape Option seperti pada contoh dan ubah warna menjadi kuning. Selanjutnya pada panel Stroke isi Weight: 1,5 pt dan Dashed Line: 8 pt.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
14. Duplikasi warna kuning, dan pilih warna kuning yang kedua. Klik Effect – Distort & Transform – Transform. Isi dialog Transform Effect seperti pada contoh dan pada Transparency Panel ubah Blending Mode menjadi Multiplay.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
15. Dan untuk sentuhan akhir kita akan menambahkan Shadow. Pilih Gradient Stroke. Ubah warna gradien menjadi putih dan abu-abu dengan Angle -90. Klik Effect – Stylize – Drop Shadow. Isi dialog Drop Shadow seperti yang ditunjukan.
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
Dan hasilnya seperti dibawah ini
Membuat Desain Huruf Dengan Efek Jahit Di Illustrator
Hasil Akhir

sumber:klik disini http://ritzynera.blogspot.com/2013/04/membuat-desain-huruf-di-adobe.html

Mengenal Microsoft PowerPoint 2007

Micorosoft PowerPoint 2007 adalah program aplikasi untuk membuat pre-sentasi secara elektronik yang handal. Presentasi PowerPoint dapat terdiri dari teks, grafik, objek gambar, clipart, movie, suara, dan objek yang dibuat program lain. Program ini pun dapat dicetak secara langsung menggunakan kertas atau dengan menggunakan transparansi untuk kebutuhan presentasi melalui Overhead, serta dapat dicetak untuk ukuran slide film. Apabila dibutuhkan, dapat dibagikan kepada audiens sebagai bahan pendukung dalam presentasi, maka kita dapat mencetaknya seperti notes, handout, dan outline. Kita juga dapat menampilkan presentasi secara online baik melalui internet maupun intranet.

Tampilan Ms. PowerPoint 2007 mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Pada dasarnya semua tools yang ada pada Ms. PowerPoint 2007 juga ada pada versi sebelumnya, tetapi tampilannya sangat berbeda dan terdapat beberapa fitur tambahan. Jika Anda telah menguasai Ms. PowerPoint sebelumnya, maka Anda akan lebih mudah untuk mempelajari kembali penggunaannya pada Ms. PowerPoint 2007.
 
A. Mengaktifkan Ms. PowerPoint
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan Ms. PowerPoint 2007 yang ada di komputer Anda. Pengaktifan Ms. PowerPoint 2007 ini bisa dilakukan dengan langkah berikut.
1. Klik Start, pilih Program, pilih Microsoft Office, dan kemudian klik Power Point.
2. Start Program Microsoft Office Micorosoft Office PowerPoint 2007. Posisi menu bisa saja tidak sama antara satu komputer dengan komputer lainnya.
3. Jika Anda sudah membuat shortcut dan menempatkannya pada desktop, maka Anda dapat mengaktifkan Ms. PowerPoint 2007 dengan mengklik (double click) icon shortcut tersebut.
 
B. Lembar Kerja Ms. PowerPoint
Seperti telah disampaikan di atas, tampilan lembar kerja Ms. PowerPoint 2007 berbeda dengan Ms. PowerPoint sebelumnya (misalnya Ms. PowerPoint 2003), begitu juga dengan penggunaan istilahnya.



C. Fungsi dari Tools dalam Ms. PowerPoint 2007
Terdapat perbedaan istilah yang digunakan Ms. PowerPoint 2007 dibandingkan versi sebelumnya, antara lain penggunaan istilah Ribbon Tabs untuk menggantikan menubar dan Ribbon untuk kumpulan toolbar (tools group).
1. Fungsi Utama Tombol Ms. Office (Ms. Office Button)
Microsoft Office Button berisi fungsi-fungsi utama dari File, antara lain New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, dan Send & Publish.
2. Quick Access Toolbar berisi shortcut untuk fungsi Save, Undo, and Repeat
Shortcut ini dapat ditambah dengan mengklik panah di sebelah kanan.
Jika kita mengaktifkan seluruh menu yang ada di pilihan Customize Quick Access Toolbar, maka shortcutnya akan aktif pada Quick Access Toolbar.
3. Ribbon Tabs
Setiap Ribbon Tab akan menampilkan Ribbon yang berisi beberapa set dari Tool Groups. Ribbon tabs dalam Ms. PowerPoint 2007, antara lain Home, Insert, Design, Animations, Slide Show, Review, dan View.
a.      Ribbon Tab Home
pilih pada Ribbon Tab Home, kemudian akan muncul Ribbon yang terdiri dari beberapa tool group, antara lain Clipboard, Slides, Font, Paragraph, Drawing, dan Editing yang berfungsi untuk mengatur format slide dan isinya.
1) Clipboard, terdapat tombol Copy, Paste, Cut, dan Format Painter.
2) Slide, terdapat tombol Add Slide, Layout, Reset, dan Delete.
3) Paragraph, terdapat tombol untuk mengatur perataan (Alignment), Bullet and Numbering, Line Spacing, dan beberapa tombol untuk mengatur Paragraph.
4) Drawing, terdapat tombol Text Box, Austoshape, Arrange, Quick Styles, Shape Fill, Shape Outline, dan Shape Effects.
5) Editing, terdiri dari tombol Find, Replace, dan Select
b. Ribbon Tab Insert
Ribbon tab Insert terdiri dari beberapa tool group, antara lain:
1) Tables, perintah untuk menambahkan tabel pada tampilan slide Anda.
2) Illustrations, terdapat tombol-tombol yang dapat Anda gunakan untuk menyisipkan gambar, clipart, photo album, shapes, smartart, dan chart (grafik).
3) Links, tombol-tombol pada tool group ini dapat digunakan untuk membuat link pada slide.
4) Media Clips, untuk memperkaya tampilan slide Anda, maka Anda dapat menambahkan file sound (suara) atau movie (film).
c. Ribbon Tab Design
Jika anda mengklik Ribbon tab Design, maka akan muncul Ribbon dengan beberapa tool group, antara lain Page Setup, Themes, dan Background yang berfungsi untuk mendesain slide Anda.
1) Page Setup, terdapat tombol untuk mengatur orientasi dari slide, apakah Anda akan menggunakan orientasi portrait atau landscape.
2) Themes, Anda dapat menggunakan pilihan desain yang sudah disiapkan oleh Ms. PowerPoint 2007 untuk slide Anda.
3) Background, untuk memperindah slide yang Anda buat. Anda dapat menata latar belakang slide Anda dengan menggunakan menu pada toolgroup ini.
d. Ribbon Tab Animations
Pada Ribbon Tab Animations, Anda dapat menambahkan berbagai macam bentuk animasi pada slide Anda. Terdapat 3 tool group yang dapat Anda gunakan, antara lain:
1) Preview, tombol ini dipergunakan untuk melihat hasil dari ani-masi yang Anda berikan untuk slide Anda.
2) Animations, Anda dapat memilih animasi bagi objek yang ada pada slide, terdiri dari Animate dan Custom Animations.
3) Transition to This Slide, untuk memberikan slide pada perpindahan slide yang Anda buat.
e. Ribbon Tab Slide Show
Ribbon Tab Slide Show terdiri dari beberapa tool group, antara lain:
1) Start Slide Show, untuk menentukan dari mana slide Anda dijalankan, apakah dari awal (from beginning), dari slide yang sedang aktif (from current slide show), atau pilihan Anda sendiri (custom slide show).
2) Set Up, pada tool group ini terdapat tombol yang dapat digunakan untuk menyembunyikan slide (hide slide), merekam narasi (record narration), dan menentukan urutan slide (rehearse timings) yang akan ditampilkan.
3) Monitors, Anda dapat mengatur resolusi dari slide presentasi Anda pada tool group ini.
f. Ribbon Tab Review
Terdapat tiga tool group pada Ribbon Tab ini, antara lain:
1) Proofing, digunakan untuk melakukan pengecekan pada tata tulis yang Anda buat di slide.
2) Comments, Anda dapat memberikan catatan pada slide yang Anda buat.
3) Protect, Anda dapat menggunakannya untuk melindungi slide presentasi yang Anda buat.
g. Ribbon Tab View
Tool group yang terdapat pada Ribbon Tab ini antara lain:
1) Presentation Views, pada bagian ini Anda dapat melihat kese-luruhan dari slide yang telah Anda buat. Anda dapat melihatnya secara normal, slide sorter, notes page, dan slide show. Selain itu, Anda juga dapat membuat slide Master sesuai dengan desain yang Anda inginkan.
2) Show/Hide, untuk membantu Anda dalam membuat slide presentasi, Anda dapat menampilkan penggaris (ruler) dan garis bantu (gridlines).
3) Zoom, Anda dapat memperbesar ukuran slide yang Anda buat atau secara normal.
4) Color/Grayscale, pada bagian ini Anda dapat menentukan apakah slide yang Anda buat berwarna (color) atau hitam putih (grayscale).
5) Window, Anda dapat menata tampilan window PowerPoint apakah secara cascade, split, atau berpindah ke window lain.
4. Dialog Box Launcher
Apabila Anda meng-klik Dialog Box Launcher berupa panah kecil di sudut sebelah kanan bawah tools Group, maka akan terbuka Dialog Box yang mempunyai pilihan dan setting dari toolgroup tersebut.
D. Menyimpan Dokumen Ms. PowerPoint 2007
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila Anda akan menyimpan dokumen yang Anda buat, antara lain sebagai berikut.
1. Apabila Anda menyimpan dokumen sebagai Ms. PowerPoint 2007, maka dokumen tersebut tidak dapat dibuka pada Ms. PowerPoint versi sebelumnya.
2. Selalu menggunakan Save As untuk menyimpan dokumen, karena akan memudahkan memilih tipe penyimpanan, disesuaikan dengan Ms. PowerPoint yang digunakan dan kebutuhan lainnya.
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menyimpan dokumen, antara lain:
1. Klik logo/tombol Ms. Office yang ada pada sudut kiri atas lembar kerja, kemudian pilih Save As. Ms. Office Button >> Save As.
2. PowerPoint Presentation, Anda dapat menyimpan dokumen yang Anda buat sesuai dengan format Ms. PowerPoint 2007 (*.pptx).
3. PowerPoint Show, Anda dapat menyimpan dokumen yang Anda buat di mana jika Anda mengaktifkannya, maka akan terbuka sebagai tampilan Slide Show.
4. PowerPoint 97-2003 Presentation, menyimpan copy dari presentasi yang Anda buat dengan format yang dapat dibuka di PowerPoint 97-2003.
5. Find Add-Ins for other file format, Anda dapat menyimpan dokumen yang Anda buat dalam bentuk file (format) yang lain, misalkan pdf dan xps.
6. Other Formats, membuka dialog box Save As untuk memilih dari semua tipe file format yang tersedia atau memungkinkan.
Program PowerPoint merupakan aplikasi komputer yang multi-media. Anda dapat mempercantik tampilan slide untuk presentasi dengan gambar, audio, video, atau animasi. Berikut dijelaskan secara singkat tentang cara-cara menyisipkan multimedia ke dalam lembar presentasi.
1. Menyisipkan Gambar dalam Slide
Agar presentasi Anda tampil memukau, masukkanlah gambar ke dalam slide Anda. Proses pengambilan gambar atau file foto dapat diambil dari macam-macam sumber, misalnya dari Clip Art, CD atau Disket, AutoShapes, WordArt, Tabel, dan lain-lain. 
 
a)      Menyisipkan gambar dari Clip Art
Caranya seperti berikut :
1.Klik menu Insert, kemudian pilih Picture.
2.Klik Clip Art, selanjutnya pilih dan klik Clip Organizer (untuk Windows XP).
3.Pilihlah dan klik double pada Office Colection.
4.Selanjutnya silakan Anda memilih salah satu koleksi, misalnya Academic.
5.Pilih dan klik salah satu gambar.
6.Klik Insert Clip untuk menyisipkan gambar ke dalam slide.
b)      Menyisipkan gambar dari file (Disket/Compact Disk (CD))
Cara untuk menyisipkan gambar dari file adalah sebagai berikut.
1.Klik menu bar Insert, kemudian pilih Picture.
2.Klik From File.
3.Selanjutnya akan muncul kotak dialog Insert Picture, seperti tampilan di bawah ini.
4.Carilah lokasi tempat gambar berada pada Look in.
5.Pilih salah satu gambar.
6.Klik Insert untuk menyisipkan gambar ke dalam slide.
7.Selanjutnya, kursor mouse akan berbentuk tanda +.
8.Tekan dan drag/tarik kursor mouse pada tempat yang dikehendaki.
9.Lepaskan tekanan pada mouse jika penempatan gambar telah sesuai.
c)      Menyisipkan gambar dari AutoShape
Cara menyisipkan Autoshapes seperti berikut.
1.      Klik menu bar Insert, kemudian pilih Picture.
2.      Klik AutoShape.
3.      Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog AutoShape yang berisi jenis-jenis Autoshapes sebagai berikut.
2. Menyisipkan Objek Audio dan Video pada Presentasi
Agar presentasi yang ditampilkan menjadi lebih hidup, pada slide-slide dapat kita masukkan objek berupa audio dan bahkan video, sehingga presentasi lebih dapat jelas dan bermakna. Untuk lebih jelasnya, simaklah uraian berikut ini. 
a)      Menambahkan Audio (Suara)
Audio di sini dapat berupa iringan musik maupun audio pada saat pergantian teks atau slide. Cara untuk menyisipkan suara pada slide adalah sebagai berikut.
1.Buka slide yang akan disisipi suara.
2.Klik menu Insert.
3.Klik pada pilihan Movies and Sound, kemudian pilih Sound From File.
b)      Menyisipkan Video pada Slide
Agar presentasi yang akan ditampilkan lebih meyakinkan dapat disisipi video dari kejadian nyata. Langkahnya adalah sebagai berikut.
1.Aktifkan slide yang akan disisipi suara.
2.Pilih dan klik menu Insert.
3.Klik pada pilihan Movies and Sound, kemudian pilih Movie From File atau Movie From Clip Organizer, maka di layar muncul tampilan pilihan movie yang akan dimasukkan ke dalam slide
4.Pilih movie dan lakukan preview.
3. Memasukkan Efek Animasi
Animasi adalah pemberian efek suara, gerak, serta pergantian pada teks atau gambar yang akan ditampilkan ke dalam layar. Tujuan pemberian animasi ini adalah agar presentasi yang dibuat tampak hidup, atraktif, dan menarik.
Langkah yang harus dilakukan untuk memberi efek objek pada slide.
1. Klik objek atau gambar yang akan diberikan efek tersebut.
2. Klik menu Slide Show.
3. Pilih menu Custom Animation, maka di layar akan muncul tampilan di bawah ini
4. Klik pada tombol Add Effect, selanjutnya pilihlah salah satu effect yang diinginkan.
5. Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut.
6. Lakukan hingga seluruh objek sudah diberi effect.